cerpen "SUARA KECIL PENERUS BANGSA"




Suara Kecil Penerus Bangsa

 karya: Benny Kurniawan

Minggu, 26 maret 1995
Disebuah desa yng berada di kaki gunung tampaik, lahir seorang anak bernama Imam dari keluarga saudagar  terpandang di desa tersebut.
Imam tumbuh dan berkembang didesa tersebut dengan kasih sayang dan suasana hangat desa tersebut. Ia disekolahkan dengan baik dan tumbuh menjadi pria yang kuat, tangguh, dan pemberani. Setiap satu kali dalam sebulan Imam selal dibawa oleh ayahnya ke balai desa untuk menghadiri acara rembuk desa dan juga sering dibawa ibunya ke tempat pengajian di sekitar desa.
Sabtu, 15 Juni 2010
Saat ini usia Imam sudah genap lima belas tahun.Sekarang Imam telah menyelesaikan pendidikan smp dan akan memasuki bangku sma. Atas saran dari sang ayah, Imam akhirnya bersekolah dikota untuk menyelesaikan pendidikan sma -nya.  Dan ayahnya sudah bilang kepada tantenya yang tinggal dikota itu untuk menjaga Imam dengan baik.
Hari demi hari, bulan demi bulan ia lalui dengan semangat yang tinggi dan tekad yang kuat. Disini Imam bertemu dengan dua orang sahabat yaitu Sukri dan Ahmad. Mereka bertiga berteman dengan baik dan kompak. Sukri adalah anak yang pandai dalam bahasa, baik itu bahasa asing maupun lokal. Dan Ahmad dikenal karena kepintarannya dalam pelajaran sejarah, dan bisa dibilang ia adalah murid yang paling hobi membaca dan haus akan ilmu. Walaupun mereka masih anak-anak sma namun pemikiran mereka sudah sangat maju dan bahkan mereka bertiga sering saling bercerita bertukaran pemikiran mengenai keadaan negaranya saat ini.
Rabu, 11 Juni 2011
Libur kenaikan kelas sudah tiba, mereka tak pergi pulang ke kampung karena kegiatan sekolah. Karena kepintaran mereka, mereka sering dibawa pergi lomba mewakili sekolah. Walaupaun lomba yang mereka ikuti berbeda , mereka tetap sering bertanya dan bertukar pemikiran mengenai lomba yang di ikuti masing-masing. Bakat dan kebolehan mereka cukup tinggi untuk anak-anak sma seusia mereka, terbukti dengan beberapa kali mereka menang dalam lomba yang mereka ikuti walaupun tidak semuanya.
Setelah acara lombanya selesai mereka berkumpul di perpustakaan kota, sembari menbaca dan bertukar pemikiran. Di saat tengah asik bercerita mereka terhenti oleh suatu berita mengenai keadaan masyarakat negaranya saat ini yang hari demi hari kejahatan semakin meningkat, ditambah dengan beragamnya perbedaan pendapat antar golongan yang mengancam integritas negaranya. Sontak mereka langsung ribut membahas hal itu dan bercerita panjang lebar. Mereka merasa resah dan gelisah, dan tak tahu harus berbuat apa.
Jumat, 2 November 2011
Hari ini adalah hari dimana sekolah Imam, Sukri, dan Ahmad diberitahukan oleh MenKoPolHukamdan Menteri Pertahanan yang juga diiringi oleh dinas pendidikan kota untuk acara sosialisasi menangkal kejahatan dan meningkatkan jiwa pancasila dalam memperkokoh integritas NKRIyang akan didakan sabtu,10 november 2011.
Oleh karena itu pada acaara kali ini sekolah mereka mendapat penghargaan karena ditunjuk sebagai panitia pelaksana dikotanya. Dan oleh sebab itu, mereka bertiga berpartisipasi dalam acara tersebut, ditambah lagi karena  mereka murid yang berprestasi lantas mereka ditunjuk sebagai panitia inti pada acara kali ini. Sukri ditunjuk oleh sekolahnya sebagai pembawa acara, Ahmad sebagai pemandu mereka mulai dari kedatangan hingga kembali ke ibukota, sedangkan Imam ditunjuk sebagai pembaca pidato karangan sendiri yang sesuai dengan masalah yang dibicarakan. Imam memang lihai dan pandai berpidato, kepandaiannya ini dilatarbelakangi kebiasaan orang tuanya yang sering mengajaknya ketempat-tempat orang berkumpul bermusyawarah dan berpidato. Kesempatan kali ini tak mereka sia-sia kan, mereka berencana akan membuat pidato untuk dibacakan Imam dengan baik sambil menyampaikan pendapat mereka.
Sabtu, 10 november 2011
Acara sosialisasi menangkal kejahatan dan meningkatkan jiwa pancasila dalam rangka memperkokoh integritas NKRI.
Acara tersebut berlangsung dengan baik, semua kru melakukan hal yang terbaik demi kesuksesan acara tersebut. Akhirnya tibalah acara penyampaian pidato yang akan disampaikan oleh Imam. Pada saat Imam naik keatas mimbar, dengan serentak semua siswa bertepuk tangan menyambut Imam.  Saat Imam akan mulai berbicara semua siswa diam dan tenang menantikan pidato Imam.
Isi pidato Imam
“ ada beberapa hal yang menyebabkan banyak masalah yang tak bisa diselesaikan dengan aturan negara.
1.      Ketidak puasan terhadap hukum
Hal ini sangat mempengaruhi terhadap meningkatnya kejahatan yang terjadi di negara kita ini. Masyarakat yang merasa dirinya tidak mendapat perlakuan yang sama didepan hukum karena keadaan ekonomi yang rendah, kurangnya jabatan, dan kegiatan nepotisme, dapat menumbuhkan jiwa yang menentang hukum bahkan negara yang mengesahkan aturan-aturan hukum tersebut, walaupun hal tersebut hanya dilakukan oleh beberapa orang saja. Namun, kegiatan tersebut membawa dampak bagi integritas negara kita yang dapat membawa banyak komponen terlibat dan ribut akan hal tersebut. Hal ini juga dapat menyebabkan masyarakat akan meninggalakan hukum negara dan kembali kepada aturan adat dan agama yang nantinya akan menimbulkan makin banyaknya keberagaman pandangan dan pendapat yang dijalankan dengan kokoh dan keras oleh setiap individu.
2.      Kurangnya pemerataan pendidikan dan kurang efektifnya pelaksanaan pendidikan
Pemerataan pendidikan sangat diperlukan untuk mendukung berjalannya program pemerintahan. Saat ini masih ada dan banyak sekolah yang dibedakan, walaupun mungkin kemampuan intelek mereka berbeda. Namun, tidak seharusnya ada namanya sekolah unggul dan sekolah biasa-biasa saja dan menyebabkan yang namanya sekolah unggul selalu diperhatikan dan kualitas merekan menjadi lebih meningkat, sedangkan sekolah biasa-biasa saja kurang diperhatikan dan peningkatan kualitas mereka berjalan dengan lambat. Hal inilah yang menyebabkan upaya-upaya pemerintah dalam menekan kejahatan dengan menumbuhkan jiwa pancasila dan sadar hukum menjadi berjalan lambat dan bahkan bisa gagal di beberapa wilayah. Ditambah lagi lemahnya  semangatdan jiwa pendidikan dalam jiwa peserta didik.
3.      Kurangnya dialog antar komponen dalam masyarakat maupun pemerintahan
Dialog antar komponen bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Namun, dialog yang mungkin harus dilakukan adalah dialog yang terjadi secara demokrasi, dan permasalahan ataupun hal yang dibahas harus diselesaikan hingga selesai secara demokrasi pancasila. Semua individu harus mampu menerima keputusan yang dihasilkan dan bertenggang rasa terhadap sesama tanpa memakskan kehendak. Acara dialog tersebut juga bisa dilakukan seperti acara kita kali ini.”
Sewaktu membaca pidato suara Imam terdengar mantap dan intonasinya tepat, sehingga hal yang disampaikannya dapat dipahami oleh para pendengar. Sesaat sesudah Imam selesai membaca salam dengan serentak semua siswa kembali bertepuk tangan dan para tamu yang hadir termasuk menteri, dinas pendidikan dan tamu undangan juga ikut bertepuk tangan. Dan bahkan pada saat Imam turun dari mimbar menteri menyalaminya. Hal tersebut membuat Imam sangat senang karena ia merasa pidatonya bagus dan diapresiasi oleh menteri.
Pada saat acara tersebut sudah selesai, dan menteri sudah diantarkan ke bandara oleh Ahmad. Mereka bertiga berkumpul dan bersorak genbira. Karena mereka berhasil melaksanakan apa yang mereka rencanakan untuk meningatkan pada semuanya agar menjaga keamanan negara ini demi perdamaian negara terutama dan kedamaian inividu khususnya.


Comments

Popular posts from this blog

pantun tema bahasa

REVOLUSI HIJAU